Sabtu, 19 Mei 2012

10 Spesies Baru Ikan Diteliti


CONSERVATION INTERNATIONAL11 spesies baru yang ditemukan di Raja Ampat (dari atas, kiri ke kanan) masing-masing
Pterois andover,Pterocaesio monikae, Pseudochromis jace, Pseudanthias charlenae, 
Pictichromus caitlinae, Melanotaenia synergos, Chrysiptera giti, Paracheilinus nursalim, 
Hemiscyllium galei, Corythoichthys benedetto, dan Hemiscyllium henryi.


DENPASAR, KOMPAS.com - Indonesian Biodiversity Research Center (IBRC) tahun ini fokus meneliti 10 spesies ikan baru dari sejumlah wilayah di Tanah Air.

"Penelitian itu bertujuan mendeskripsikan jenis ikan baru dari unsur genetika atau DNA," kata Dita Cahyani, Koordinator Riset IBRC di sela-sela kunjungan delegasi National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) di Denpasar, Jumat (11/5/2012).

Menurut dia, para peneliti dari sejumlah universitas termasuk Universitas Udayana, Universitas Diponegoro, dan Universitas Cendrawasih antara lain mengidentifikasi spesies ikan dartfish, ikan hiu, dan jawfish.

Pimpinan IBRC Prof IGNK Mahardika mengatakan, jenis ikan baru yang diidentifikasi berasal dari Papua, Bali, Aceh, dan Kepulauan Karimun Jawa.

"Sebenarnya banyak sekali jenis penelitian yang sedang kami lakukan pada tahun ini, namun fokusnya terhadap spesies baru tersebut," ujarnya.

Mahardika mengatakan, selain meneliti 10 ikan jenis baru itu pihaknya juga ditawari untuk meneliti genetika ikan tuna untuk mengetahui populasi ikan tersebut.

Sumber : http://sains.kompas.com/read/2012/05/11/19130992/10.Spesies.Baru.Ikan.Diteliti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar